Minggu, 24 April 2011

Terima Kasih Ya ALLAH, dan Akhirnya Engkau Sampaikan Kami di Waktu Yang Indah Ini

Alhamdullilah... Akhirnya hari itu tiba...

Sabtu, 27 November 2010 Tepat Pukul 11.00 Wib akhirnya saya dan ari menikah. Akad nikah berlangsung di The Hall Pesona Khayangan Depok, dihadiri tidak kurang dari 100 orang kerabat dan saudara-saudara kami. Senangnya saat itu, saya dinikahkan langsung dengan papah tercinta.

Dengan begitu banyak rintangan yang kami lalu dan akhirnya kami bisa melaluinya dengan baik. flash back satu hari sebelum menikah, keluarga kami terkena musibah saya dibuat tidak sadar seperti orang yang stres berat yang banyak bicara ngelantur, mulai dari marah-marah sampai berontak-berontak. Saat itu tiba-tiba saja saya memutuskan untuk membantalkan pernikahan, dari habis magrib sampai ke esokkan hari H nya pukul 08.00 wib saya baru sadar setelah beberapa pak Ki'yai mencoba membuat saya sadar dengan doa-doanya. Mata saya terlihat kosong dan hanya ingin menangis, orang tua, saudara-saudara sampai ari (calon suami) saat itu hanya menangis dan berdoa agar saya dapat segera sadar dan acara pernikahan kami dapat berjalan dengan lancar. Alhamdullilah dengan segala usaha keluarga dan doa, saya dapat sadar kembali dihari bahagia kami. Saya mulai merasakan dak dig duknya jantung saya berdetak lebih kencang (hihiiii... lebay.com), sedih di campur bahagia hanya dalam mengitung jam akhirnya saya bisa sampai pada tujuan hidup saya bersama ari yaitu menikah.

Pukul 11.00 Wib dari ruang rias saya di bawa masuk kedalam gedung tempat acara akad nikah akan dilangsungkan. Saat itu rasanya begitu campur aduk mulai dari gemeteran, salah tingkah semuanya campur aduk ketika melihat tamu yang hadir begitu banyak. Ketika saya duduk tepat di kursi yang di rancang untuk acara akad saya melihat ari tersenyum manis ke arah saya yang duduk tepat di sebelah kirinya (oohhh... GOD, sebentar lagi pria itu akan menjadi suami saya), dan tepat di depan saya duduk lah papah saya tercinta. Tersenyum melihatnya sambil berkaca-kaca melihat raut wajahnya yang begitu bahagia, tak lepas dari doa "TERIMA KASIH YA ALLAH, DAN AKHIRNYA ENGKAU SAMPAIKAN KAMI DI WAKTU YANG INDAH INI". Penghulu dan saksi sudah lengkap dan akhirnya di mulai lah acara akad nikah....

Dimulai dengan doa pembacaan Al Quran oleh Qori dan Saritilawah yang kemudian dilanjutkan dengan meminta doa restu kepada papah saya. Saat meminta restu kepada papah saya disaat inilah saya tidak bisa menahan emosi saya, mengingat panjangnya perjalanan kami yang begitu banyak cobaan dan perjuangan keluarga khususnya yang membuat saya sangat terharu. Saat itu pun papah mencoba kuat menahan air matanya, ia seperti ingin memberikan saya kekuatan.

Setelah selesai meminta restu kepada papah kemudia di mulailah akad nikah dengan mengucapkan ijab qobul dan alhamdullilah semua berjalan lancar dan kedua saksi pun mengatakan SAH yang artinya saya dan ari sah menjadi sepasang suami istri. Terharu, senang, bahagia semuanya tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Perjalanan kami akhirnya berujung bahagia di 27 November 2010.

ALHAMDULLILAH...
TERIMA KASIH YA ALLAH...

Setelah ijab qobul selesai dilanjutkan dengan penyerahan mas kawin yaitu seperangkat alat sholat dan cincin emas putih seberat 8 gram dengan bermatakan berlian yang di beli dari hasil kerja ari heheheee... kemudian dilanjutkan dengan acara sungkem kepada kedua oarang tua kami dan kakak saya, lagi-lagi saat ini membuat emosi saya tidak terkendali saya tidak bisa menahan air mata ketika saya mencium kedua orang tua saya meminta doa agar keluaga kecil kami selalu dalam lindungan Nya. Dan terakhir sungkem kepada kakak, saat itu lah saat yang benar-benar dipuncak kesedihan, terisak-isak melihat kakak yang saat itu mencoba menahan tangisnya dan kemudian saya menundukkan kepala dan memegang tangannya di atas pahanya dan memohon doa restunya.


Bukan hanya saya dan kakak saja yang terisak menangis tetapi sebagaian tamu yang datang ikut terharu melihat kami berdua yang akhirnya saling berpelukan.


Bahagianya kami di hari itu dan sangat bersyukur atas semua kebahagian yang ALLAH berikan kepada kami.


Setelah akad nikah selesai ditempat yang sama kami mengadakan resepsi, agak aneh memang resepsi kami dimulai dari pukul 14.00 Wib sampai dengan 16.00 Wib, jam nanggung kalau oarang bilang karna sudah lewat dari jam makan siang seperti orang-orang kebanyakan yang membuat resepsi di jam makan siang. Bukan Kami sengaja membuat resepsi kami di jam nanggu, alasannya karna jika kami membuat resepsi di jam 12.00 di dalam satu lokasi yang sama tetapi beda gedung sedang diadakan acara wedding juga, karna tempat parkir yang tidak memadai akhirnya kami mengalah mengambil jam setelah makan siang agar tamu kami tidak terlalu repot mencari parkiran.


Alhamdullilah, resepsi kami berjalan lancar dan sekitar 85 % undangan hadir dalam acara resepsi kami. saya sungguh senang dengan kedatangan tamu yang begitu banyak dengan begitu doa yang diberikan kepada kami pun banyak (hehe... insyaallah).


Disini saya juga mau mengucapkan terima kasih banyak atas kedatangan saudara, teman-teman mau pun rekan kerja dari kedua belah pihak keluarga kami atas terima kasih atas kehadirannya serta doanya.


Thanks For All...

Kamis, 03 Maret 2011

Under Water Untuk Foto Pre wedding

Foto Pre wedding...

Sepertinya foto Pre wedding, mengabadikan moment bersama pasangan sudah menjadi keharusan bagi siapa saja yang akan menikah. Ngakk cuma buat di pajang diundangan tapi buat dipajang di acara resepsi pernikahan. Supaya kenangan itu terlihat indah dan beda dari yang lain kita harus mulai berpikir tema-tema foto untuk pre wedding.

Waktu itu saya dan ari sempat berpikir untuk sesi foto pre wed yang tidak terlalu ribet, seperti sesi foto kebanyakan orang yang mengambil tema di pedesaan, di kota tua atau di pantai. Untuk foto grafer foto pre wed kami kebetulan kami memakai jasa dari seorang teman ari yaitu mas bowo dan patner. kenapa saya dan ari memakai jasa mas bowo?? karna kalau pake jasa mas bowo kita dapet diskon besar-besaran hehehe...

Setelah berunding dengan ari, saya sepakat mengambil tema pedesaan dan pantai dengan mengambil lokasi di bandung dan ancol tapi mas bowo merekomendasikan untuk foto pre wed under water. Kalau menurut mas bowo sih kalau tema foto pedesaan dll itu sudah biasa dan banyak yang pakai sebagai tema pre wed. Sempet bingung juga sih waktu ditawarin untuk foto pre wed dengan under water, saya berpikir akan repot klo foto di dalam air dan kameranya gimana bisa masuk dalam air??? akhirnya mas bowo coba menjelaskan dan memberi contoh-contoh foto under water. Ketika melihat beberapa contoh foto under water ternya seru dan unik juga, sepertinya juga jarang foto pre wed under water. Akhirnya saya dan ari setuju dengan usulan dari mas bowo.


Contoh-contoh foto under water ...










Waktu itu sesi pemotretan di kolam renang rumahnya mba eva temannya mba henny (mba henny temannya ari) syukurnya waktu itu yang punya rumah berkenan kolam renangnya dipakai untuk sesi pemotretan pre wed (gratis..tis..tis), rumahnya di daerah lenteng agung, Jakarta selatan. Kolam renang yang cukup besar dan lumayan dalam sekitar 2 meteran menjadi tempat sesi pemotretan kami.


Untuk Kostum yang kami pakai simple saja karna dilihat dari contoh foto sebelumnya saya hanya menggunakan kemben, celana strit pendek kemudian dililit dengan bahan sepanjang 3 meter dengan beberapa warna (merah tua,ungu,hijau dan putih) tanpa dijahit hanya di ikat-ikat dan dipeniti (simple) untuk ari sendiri hanya menggunakan kemeja putih dan celana bahan berwarna hitam. Jadi untuk dana membeli kostum pemotretan pre wed kami gak terlalu mahal

Kostum cewe :

Bahan 3 meter, 4 warna : Rp. 8000-1000 per meter

Kemben putih : Rp.20000

Celana strit pendek : Rp. 30000

Kostum Cowo :

Kemeja putih : Milik Pribadi

Celana Bahan : Milik pribadi


Untuk Backgroud didalam kolam renang kami memakai background berwarna hitam (propertinya mas bowo).

Pemotretan kami di mulai dari pukul 08.00 - 12.00 jadi lumayan banget, pagi-pagi terus dingin-dingin kita harus sudah nyemplung di kolam renang hihiiii... sesi pertama, foto di ambil di pinggir-pinggiran kolam renang jadi belum basah-basahan. Sesi kedua baru kita ambil di dalam kolam renang. Awal pemotretan sih saya dan ari masih sedikit canggung, apalagi waktu sesi didalam air kita masih sama-sama kaku untuk berpose jadi tidak terlihat natural mungkin karna efek kedinginan dan gak kuat menahan nafas terlalu lama heheee... tapi sekitar satu jam di dalam air saya dan ari mulai bisa lebih natural dalam berpose.


Gambar-gambar sebelum sesi foto under water dimulai ...


Tes kamera sebelum masuk ke air...


Mas bowo dan patner...


Kalau lihat hasil foto-fotonya hmmmm... sudah tentu saya senang banget, gak percuma dingin-dingian didalam air selama 2 jam lebih tapi pas lihat hasilnya Wawwww... I like it (^_*)

Puas banget, lucu dan saya rasa jarang ada foto pre wed dalam air hihiiii...


Liat deh hasil foto pre wed kami di underwater, ok kan....??? hehehe...












Sesi foto sebelum under water... (dipinggir kolam renang)






Terima kasih untuk Photograher Mas bowo, Asst Photograher obie dan sule dan gak lupa dengan mba henny dan mba eva yang sudah membantu menyediakan lokasi pemotretan dan hasilnya puas banget dan pastinya UNFORGETABLE MOMENT

terima kasih banyak atas bantuannya (^_*)